Minggu, 06 Mei 2018

HALTE

(KH. Ahmad Mustofa Bisri atau biasa disapa Gus Mus)


HALTE

kau tahu sayang
setelah sekian lama
seperti baru kemarin
sejak kuantar kau
melewati halte ini lalu kita dalam dokar yang sempit
duduk berhadapan
kaki-kaki kita berhimpit
dan kedua telapaktanganmu
menyerah dalam genggaman
kedua telapaktanganku
(“tanganmu dingin” bersamaan kita berguman
membuat kita tertawa kemudian)
kedua mata kita saling berpelukan
seperti menyesali keniscayaan
perpisahan
kulihat halte itu lagi
kini terlantar dilupakan
sekedar persinggahan pun bukan
Kau tahu, sayang
aku seperti melihat
hatiku sendiri
kini.

2000


(diambil dari Sajak-sajak Cinta A. Mustofa Bisri “Gandrung” halaman 29 | penerbit MataAir Publising Surabaya,
Oktober 2005 | diketik kembali oleh Bahrul Ulum A. Malik)

Puisi Eko Tunas

Tidak Ada Tidak ada yang tahu Apa bakal terjadi Laut belum bersaksi Satu pesawat tempur Mau bombardir kota Muncul dari sisi g...